Bahaya, Memahami Bahasa Kasih Bisa Buat Kamu Batal Jatuh Cinta

 Halo sobat baceday, nampaknya beberapa dari kita sudah bosan mendengar berbagai isu yang membuat otak berpikir keras. Kali ini mimin akan membahas suatu hal yang gurih-gurih sedap, apalagi kalo bukan soal cinta, C I N T A.



Hayo coba ngaku siapa yang nggak pernah jatuh cinta sama seseorang?. Mimin rasa pernah semua ya merasakan jatuh cinta bahkan sekelas bocil aja sudah bisa bicara cinta. 

Jatuh cinta itu manis tapi juga bisa berubah menjadi pahit. Ya ketika cinta itu bertepuk sebelah tangan ciela hahaha tarik sis.


Darimana cinta itu bisa bermula?

Sebenarnya banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang jatuh cinta. Bisa karena kekaguman fisik, kekaguman kepintaran, perhatian dan juga bisa karena nyaman. Berhubung berbicara soal cinta itu sangat kompleks, mimin mau membatasi pembahasan yakni bahasan mengenai perhatian saja.


Tahu nggak sih ternyata perhatian itu adalah salah satu bentuk bahasa kasih. Menurut teori Dr Gary Chapman ada lima bahasa kasih, yaitu waktu berkualitas (quality time), pujian (words of affirmation), pelayanan (acts of service), hadiah (gifts), dan sentuhan (physical touch). So, perhatian itu termasuk dalam sub pelayanan. 


Ada apa dengan perhatian?

Beberapa dari kita mungkin pernah merasa lawan jenis menyukai kita tersebab bentuk perhatian yang ia berikan, seperti menanyakan kabar, pengingat makan tidur, dan bentuk perhatian lainnya. Adanya bentuk perhatian terkadang membuat kita merasa menjadi sosok spesial, padahal nih sob perhatian itu masuk dalam kategori bahasa kasih. Jadi ada kemungkinan si doi bukan suka, tapi memang memiliki bahasa kasih perhatian ke banyak orang. 


Lah, jadi gimana nih kalo sudah terlanjur jatuh cinta?

Menurut mimin ada baiknya kita tidak berharap terlalu tinggi kepada manusia apalagi punya pikiran si doi suka sama kita. Ya untuk menjaga hati, karena hati adalah pangkal seluruh kegiatan. Jika hati sedang nestapa maka urusan pun akan ikut berantakan. Apalagi kita masih muda, sudah sepatutnya memprioritaskan impian terlebih dahulu, karena apa?. Ada orang tua yang senantiasa menunggu kita sukses, ada harapan dari lingkungan sekitar agar kita bisa membantu mereka, dan terlebih lagi Allah menanti kita untuk berbuat kebaikan. 


Batas Wajar Jatuh Cinta

Bukan berarti jatuh cinta ke lawan jenis itu nggak boleh ya genks. Boleh kok asalkan masih dalam batas kewajaran eaaa. Batas wajar itu ketika jatuh cinta tidak mempengaruhi kualitas ibadah kita kepada Allah, tidak membuat kita menduakan Allah, tidak membuat kita melanggar perintah-Nya, uring-uringan, tidak membuat kita malas beramal soleh dan tidak membuat kita terlihat menyedihkan🤭.


2 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama