Logis atau Tidak Logis? Hei Hidup Bukan Matematika !

Sobat baceday pernah bergumam sendiri nggak?, "Kok bisa ya?" "Kok gagal ya?" "Hah kenapa lulus ya". "Kan sudah kerja keras, kok nggak bisa sih?" "Nggak mungkin". 


Hidup kita penuh dengan kejutan, penuh hikmah dari berhasil atau gagalnya suatu rencana. Matang dalam perencanaan, sudah diperhitungankan dengan cermat, memakai teori paling muktahir yang ada di muka bumi, namun pada akhirnya hasil nya diluar dugaan. Karena  hidup kita bukan matematika atau pun bukan ilmu pasti, karena sesuatu yang pasti itu hanya "mati" kematian mahkluk yang bernyawa. 


Kematian pun kadang menakjubkan, seseorang yang masih gagah dan sehat Allah swt dahulukan, seseorang yang telah tua renta Allah tunda. Begitulah hidup, jauh lebih menakjubkan dari sekedar hitungan-hitungan manusia. Lebih sempurna jauh dari logis atau tidaknya dalam pikiran manusia karena sang pemilik hidup adalah raja segala raja, penguasa alam semeste, yang ilmunya amat tinggi. 


Oleh karena itu, kita dilarang memastikan sesuatu sesuai dengan perhitungan dan perkiraan kita. Hendaknya, selalu diiringi dengan kata "InsyaAllah"


Dan janganlah sekali-kali mengatakan terhadap sesuatu:" sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi" (kecuali dengan menyebut, insyaAllah"). Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini"

(QS. Al Kahfi 23-24)

Contoh hal yang menakjubkan adalah jika kita memebrikan sesuatu kepada orang lain dalam hitungan matematika, apa yang kita punya menjadi berkurang bahkan habis. Akan tetapi  dalam hidup ini tidak ada orang yang bangkrut dan jatuh miskin hanya karena memberi dan gemar bersedekah. Semoga, kita bisa mengambil hikmah dari kebiasaan bersedekah.


Contoh yang lebih konkret bahwa hidup bukan matematika adalah ketika 3000 pasukan mengalahkan 200.000 pasukan. Secara hitung-hitungan matematika 3000 jauh lebih kecil dan berpotensi kalah lebih besar saat berhadapan dengan pasukan yang berjumlah hampir 70 kali lipat nya. Tapi, tidak begitu dengan hidup, Allah SWT menyajikan sejarah yang bisa kita ambil hikmah nya bahwa hidup bukan hanya sekedar jumlah.


Perang Mut'ah ketika pasukan muslimin yang hanya berjumlah 3000 pasukan mengalahkan pasukan gabungan Romawi dengan mencapai jumlah pasukan 200.000 ribu. Perang yang berkecamuk selama 7 hari 7 malam membuat tiga panglima gagah muslim gugur sebagai syahid dalam medan pertempuran dan Allah berikan kemenangan ketika dibawah pimpinan panglima Khalid bin Walid. 


Pasukan muslimin yang jumlahnya jauh lebih kecil dapatt memberikan rasa gentar terhadap musuh yang sangat jauh berjumlah lebih besar. Catatan juga, bawa keadaan Romawi pada saat itu juga sudah berteknologi jauh lebih baik dibanding kaum muslimin

Bagaimana logis atau tidak logis menurut akal manusia?


Sahabat, hidup ini bukan matematika tidak bisa diukur hanya dengan akal kita yang terbatas. Akal kita yang memandang logis atau tidak logisnya suatu kejadian.


Untukmu, yang sedang berjuang menghadapi segala ketidak mungkinan dalam hidup, tetaplah optimis menatapnya karena kita tidak tahu takdir-takdir kedepannya yang begitu mengejutkan. Siapa tahu Allah tunda keinginanmu, supaya hidup mu jauh lebih dekat kepadaNya.


Untukmu, yang sedang merasa bahwa segala yang di hidupmu adalah kerja keras mu, ingatlah bahwa kemauan dan kerja keras yang kau ikhtiarkan selama ini juga atas izinNya.


Sumber : El-Sutha, Saiful Hadi, (2018), Jangan Risau, karena Hidup Bukan Matematika !,PT Elex Media Komputindo: Jakarta

        

 

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama