Mitos tentang Produktivitas yang Harus Diklarifikasi

Sumber: Unsplash


Kita akan berbicara tentang produktivitas dan memahami kesalahan anggapan yang sering terjadi di masyarakat tentang produktivitas. Menurut buku Muslim Produktif karya Mohammed Faris, terdapat beberapa mitos tentang produktivitas yang keliru sebagai berikut.

Produktivitas Bukan Berarti Sibuk

Kita mungkin saja merasa sibuk setiap hari, tetapi ternyata tidak produktif. Kita ternyata hanya membuang energi, fokus, dan waktu pada aktivitas yang tidak ada artinya bagi nilai tambah hidup kita seperti scroll media sosial terlalu lama, menelpon, atau mengirim email yang tidak perlu dan tidak membantu untuk mencapai tujuan-tujuan dalam hidup. Seharusnya, orang yang produktif tidak terlihat sibuk dan terlihat stres. Seorang yang produktif dapat mengerjakan semuanya tepat waktu dan dapat rileks setelahnya. Mimin saranin buat jadwal setiap hari ya, bisa juga ditambah dengan morning pages and evening pages, sobat baceday. 

Produktivitas Bukanlah sebuah Kejadian

Produktivitas adalah sebuah proses, butuh waktu untuk menjadi seorang yang produktif. Tentang membuat pilihan cerdas setiap hari, hingga kebiasaan-kebiasaan yang bermanfaat tertanam dan sikap produktif menjadi gaya hidup. Mimin pernah baca juga di buku Habits karya Felix Siauw bahwa membentuk kebiasaan baru membutuhkan waktu 40 hari. Ayo sobat baceday bentuk kebiasaan yang membuat hidup makin produktif!

Produktivitas itu tidak membosankan 

Orang berpikir bahwa menjadi produktif tidak lagi menonton tv, menonton youtube, pergi jalan-jalan bersama keluarga, atau membaca buku favorit. Ternyata itu tidak benar. Menjadi produktif berarti mengetahui kapan bersenang senang, kapan harus bekerja keras, kapan bersikap rileks, dan kapan bersikap serius. Produktif adalah tentang membuat pilihan-pilihan yang cerdas.

Anda tidak Bisa Selalu menjadi produktif

Mempertahankan rutinitas produktif yang konsisten adalah sebuah tantangan walaupun ada banyak cara mempertahankan tingkat produktivitas dalam hari/kehidupan. Jangan pernah berpikir bahwa anda adalah sebuah mesin yang dapat bekerja secara konsisten dengan kecepatan dan tingkat produktivitas yang tinggi, bahkan mesin pun akan rusak jika selalu bergerak pada kecepatan tinggi.


Sumber:
Faris, Mohammed. Muslim Produktif :Ketika Keimanan Menyatu dengan Produktivitas. Jakarta:  PT Elex Media Komputindo

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama